Keselamatanku

Keselamatanku

Keputusanku yang paling benar yang pernah kulakukan adalah menerima Yesus sebagai Tuhan dan juruselamatku. Awalnya saya merasa bahwa keputusan tersebut merupakan komitmen yang saya buat. Komitmen pribadi saya untuk menerima Yesus sebagai Tuhan dan juruselamat pribadi saya.
Keputusan tersebut memberikan dampak yang sangat signifikan bagi perjalanan hidup saya. Dalam kondisi terlemah saya sekalipun, TUHAN tidak sekalipun meninggalkan saya. Ia menjaga saya seperti bijimataNya. Dan saya semakin menyadari bahwa penyertaanNya sempurna.
Tetapi bagian TUHAN ialah umat-Nya,....Dikelilingi-Nya dia dan diawasi-Nya, dijaga-Nya sebagai biji mata-Nya.                                                     Ulangan 32:9-10
Seiring perjalanan waktu, saya semakin memahami bahwa komitmen tersebut bukan merupakan kemampuan diri saya, dalam memahami maksud Tuhan. Semuanya adalah Kasih KARUNIA Tuhan yang nyata bagi saya.  Efesus 2:8-9 mengatakan bahwa :
Sebab karena kasih karunia kamu diselamatkan oleh iman; itu bukan hasil usahamu, tetapi pemberian Allah, itu bukan hasil pekerjaanmu: jangan ada orang yang memegahkan diri.
Firman ini jelas bahwa, keselamatan kita bukan merupakan hasil usaha kita. Seberapapun kita berusaha berbuat baik, kita gak mungkin dapat menjangkau Tuhan yang sangat KUDUS. Hanya karna Tuhan yang mengasihi kita, sehingga Tuhan Yesus mau menebus dosa kita, umat BERDOSA.

Selama ini saya selalu mengandalkan kekuatan saya untuk mencari /melayani Tuhan. Saya selalu merasa harus saat teduh, karna emang harus demikian. Harus ke gereja, karna emang harus begitulah kehidupan orang kristen yang baik. Gak boleh mabuk, gak boleh mencuri dll. Dan bisa ditebak, hanya sebatas itu, pemahaman saya kepada Tuhan. Hanya sekedar pengetahuan di otak saja.

Hal yg harus dimengerti jika kita ingin mengenal Tuhan lagi adalah, dengan berserah sungguh-sungguh kepada Tuhan.Taat dan setia menjalani segala perintah Tuhan. Nah setelah melewati momen ini, saya bisa melihat campur tangan Tuhan yang benar-benar Nyata :D bagaimana dengan teman-teman semua... ?
Progres Pemahamanku

Progres Pemahamanku

Saya menerima Tuhan Yesus sebagai Tuhan dan Juru selamat pribadi saya sejak SMP. Meskipun demikian, pemahaman saya tentang Tuhan Yesus dan pekerjaanNya yang ajaib selalu diperbaharui hari lepas hari...

Saya masih ingat ketika lahir baru, hanya karena membaca traktat, dan ajakan seorang teman seumuran saya...(thanks banyak yah erick latuharhari....). Dengan keterbatasan media, informasi dan pemahaman alkitab, saya membaca buku renungan yang sudah laaammmaaaaa skalii... Dan saya mendapatkan pemahaman yang baru...

Banyak hal baru yang saya peroleh,ketika saya memperoleh kesempatan untuk melanjutkan sekolah saya ke SMU Kr Petra 4. Saya belajar saat teduh, renungan, hermeneutik dan pemahama lainnya " yang tampak baru bagi saya..Makasih untuk pak heri,ibu ria, kak leo, kak,andika, kak halim, FKKI dan semua bapak-ibu guru, yang telah membimbing dan memberikan "pencerahan" tentang kekristenan.

Waktu Kuliah di UK Petra, saya semakin diperlengkapi  untuk lebih mengasihi Tuhan, dan melibatkan Tuhan dalam segala aspek hidup saya. Belajar bahwa kekristenan bukan sekedar agama. Kekristenan adalah Iman, dan bagaimana iman mempunyai dampak dalam gaya hidup kita.Bersyukur untuk teman-teman KTB/Pelma, Pemasa dan PAWnya mawar sharon... Saya sangat belajar banyakk hal pada masa kuliah di UK Petra..

Setelah saya kuliah di Petra, saya melanjutkan studi saya di ITB..Disini saya belajar lebih rendah hati, dan bersedia dibentuk Tuhan. Saya -yang sudah memimpin beberapa kelompok kecil - harus menghargai pemimpin kelompok saya, yang angkatan 2007. hahahha....namun saya sangat bersyukur, bisa berproses bersama teman-teman di ITB....

Sekarang saya sudah balik ke Papua...Saya bersyukur untuk kasih Tuhan yang tak pernah berkesudahan dalam hidup saya...Setelah menempuh perjalanan hidup sekitar 15an tahun sejak mengenal Tuhan, ada beberapa hal baru yang sanggaaatttt baruuu skali saya maknai dalam hidup saya...

  1. Pertumbuhan Rohani saya, bukan karena kemampuan saya!  pertumbuhan  iman saya, merupakan kasih karunia Allah. Pertumbuhan itu bisa ada karena ketaatan saya kepada Tuhan. Taat untuk di bentuk, taat untuk lebih mengutamakan kehendak Tuhan lebih dari kehendak pribadi, lebih dari aturan-aturan yang terkesan benar di dunia ini...Kalau teman-teman mau bertumbuh dan lebih mengenal Tuhan, berserah dan minta Tuhan untuk memimpin hidup kita. Akan ada banyak terobosan yang akan kita alami...Jika kita masih hidup dalam dosa, pengenalan kita terhadap Tuhan, hanya akan seperti pengetahuan...Kita tidak dapat merasakan kasih setia Tuhan secara nyata...-coba teman2 buktikan sendiri :D
  2. Relasi Allah Tri Tunggal -seperti relasi dalam keluarga ! Ada Allah Bapa, ada Anak, dan ada penolong yang lemah lembut....bukankah ini seperti seorang ibu ?  dalam Joh 14:16,Tuhan Yesus katakan " Aku akan minta kepada Bapa, dan Ia akan memberikan kepadamu seorang Penolong yang lain, supaya Ia menyertai kamu selama-lamanya. dalam matius 26:41 juga di jelaskan sifat Roh Kudus yang penurut..Jadi setelah dipikir-pikir, iya juga yah ? dan model relasi seperti ini yang penting!
  3. Keluarga (laki-laki dan perempuan ) merupakan relasi yang Tuhan katakan " Sungguh Amat Baik". Jadi keluarga merupakan salah satu rencana Allah yang mulia dalam sejarah kehidupan manusia. Relasi keluarga ini, belakangan sudah mengalami penyimpangan, hal yang paling mendasar diakibatkan oleh, manusia yang tidak lagi membutuhkan Tuhan. Manusia  cenderung mengandalkan kekuatannya sendiri- tidak mengandalkan Tuhan dalam kehidupan Rumah tangga. blom lagi model kehidupan sekarang yang  sudah sangat kacau...
Yah, kira-kira itulah pelajaran baru yang kudapatkan...mungkin teman-teman yang lain sudah mengetahuinya.Tapi tiap orang diperlengkapi Tuhan dengan cara yang berbeda-beda bukan ? jadi saya baru paham hal ini pada saat ini :D hehehehheeh......

 

Persepsi tentang Pekerjaan

Persepsi tentang Pekerjaan

Selama ini, mungkin saya termasuk pribadi yang paling suka mengeluh tentang pekerjaan saya. Mulai dari minimnya fasilitas pendukung perkuliahan di kampus,  birokrasi yang lamban, job desc yang tidak jelas, mismanagement di level pimpinan, sampai pada keamanan di kampus uncen..

Setelah berproses di kampus ini selama setahun, saya memutuskan untuk bisa menjadi pribadi yang lebih dewasa lagi untuk  membagi hidup dengan lebih baik lagi... Memberi dampak bagi sesama melalui hidup saya. Saya mulai mengeluh kepada sesama tentang realita yang dihadapi. Kadang saya juga ngerasa bahwa, kok kalo mau kerja benar, justru seperti harus melawan "sistem" yang sudah ada selama ini...dan hal tersebut kadang melemahkan tujuan yang hendak saya capai, melalui pengabdian saya di Uncen.

Dan bersyukur, Tuhan memberikan saya hikmat, untuk memaknai pengabdian saya sebagai sebuah proses kehidupan yang panjang, dan tidak akan dapat dilalui dengan baik ketika kita terlalu sering bersungut-sungut.... semogga Tuhan yang memampukan saya.....
Mazmur 3 : TUHAN, adalah perisai yang melindungi aku

Mazmur 3 : TUHAN, adalah perisai yang melindungi aku

Konteks bacaan dari Mazmur 3 adalah ketika Daud dikhianati oleh anaknya Absalom.  Absalom telah "mengkudeta" Daud, bapaknya, dan hal tersebut menyebabkan Daud harus pergi melarikan diri..Kondisi yang dialami daud adalah  "Daud mendaki bukit Zaitun sambil menangis, kepalanya berselubung dan ia berjalan dengan tidak berkasut. Juga seluruh rakyat yang bersama-sama dengan dia masing-masing berselubung kepalanya, dan mereka mendaki sambil menangis. ".  Seorang raja yang dianggap sebagai pahlawan, harus melarikan diri (seperti pengecut ).

Dalam kondisi yang buruk seperti itupun, daud datang kepada Tuhan. Daud sungguh paham bahwa dalam kondisi yang paling buruk seperti itupun, Tuhan akan tetap melindunginya. Daud mempunyai keyakinan bahwa Tuhan akan memulihkan hidupnya.  "Tetapi Engkau, TUHAN, adalah perisai yang melindungi aku, Engkaulah kemuliaanku dan yang mengangkat kepalaku. "

Ketika kita diperhadapkan dengan masalah, dan persoalan, ketika kita dalam tekanan yang sangat besar kita masih bisa berkata bahwa "engan nyaring aku berseru kepada TUHAN, dan Ia menjawab aku dari gunung-Nya yang kudus"

Mazmur 2 : Morally Reverence

Mazmur 2 :
Mazmur 2 yang mempunyai perikop Raja yang diurapi Tuhan. Ayat 1 dan 2 merupakan ayat yang sama yang diucapkan oleh jemaat  mula-mula, ketika mereka mendengar cerita  dari petrus mengenai pimpinan jemaat, Pontius Pilatus dan herodes yang berusaha untuk mencegah petrus dan yohanes memberitakan injil.  (Kisah Para Rasul 4:25-26))
Akibat yang akan terjadi ketika raja-raja/ pemimpin/suku bangsa  hidup tidak berkenan kepada Tuhan (melawan Tuhan), adalah (4-9):

  •  Tuhan akan memperolok pemimpin-pemimpin tersebut.
  •  Tuhan akan murka kepada mereka
  •  Tuhan akan meremukan dan memecahkan mereka seperti tembikar


Dan perikop ini diakhiri dengan hal-hal yang  seharusnya dilakukan oleh pemimpin, yaitu (10-11):

  •  Bertindaklah bijaksana
  •  Terimalah Pengajaran
  •  Beribadahlah kepada Tuhan dengan Takut & Ciumlah KakiNya dengan Gementar – agar Tuhan Tidak murka

Kesimpulan singkat diberikan oleh penulis bahwah “berbahagialah semua orang yang berlindung padaNya!”
Ada beberapa hal yang saya pahami melalui pembacaan ini :

  •  Pembacaan ini ditujukan bukan hanya untuk pemimpin dalam suatu wilayah, tetapi juga pemimpin dalam aspek yang paling kecil, keluarga dan juga untuk tiap pribadi.
  •  Melawan Tuhan (ayat 2) mempunyai pemahaman melakukan apa yang Allah tidak kehendaki. Dan hal tersebut mencakup semua aspek dalam kehidupan ini.
  •   Ayat 11 -  Beribadahlah kepada TUHAN dengan takut dan ciumlah kaki-Nya dengan gemetar, dalam bahasa inggrisnya “Serve the LORD with fear, and rejoice with trembling”. Kata “fear” Mempunyai Maksud “morally reverence” yang artinya "dengan penghormatan yang sungguh-sungguh".

Merenungkan Firman Tuhan

Mazmur 1 :1-6

from Crossmap -alkitab
Pemazmur menjelaskan dengan jelas tentang kesukaan menjadi orang yang tekun dan taat, bahkan mempunyai kesukaan merenungkan firman Tuhan siang dan malam.Penulis menunjukan bahwa ketika seseorang mempunyai motivasi yang benar dalam menekuni firman Tuhan, ia akan :
  1. Tidak berjalan menurut nasehat orang fasik
  2. Tidak akan berdiri dijalan orang berdosa
  3. Tidak duduk dalam kumpulan pencemooh
Orang yang merenungkan firman Tuhan dengan benar akan :
  1. Berbahagia !!! (ayat 1)
  2. Seperti pohon yang selalu memperoleh air 
  3. Akan menghasilkan buah pada musim/waktunya
  4. Tidak akan menderita kekeringan/ layu daunnya
  5. Apa saja yang diperbuatnya berhasil.

Dari sini saya belajar bahwa, ketika kita mempunyai "kesenangan" untuk merenungkan firman Tuhan, maka semua hal yang saya sebutkan di atas akan kita alami.

Pertanyaannya adalah "bagaimana merenungkan firman Tuhan siang dan malam" ? menurut saya pertanyaan itu relevan dengan "bagaimana firman Tuhan itu bisa menjadi kesukaan kita ?" Firman Tuhan akan sungguh-sungguh menjadi kesukaan ketika kita mempunyai pemahaman yang benar bahwa kita membutuhkan relasi yang dekat dengan Tuhan. 

Sangat naif ketika sy berkata saya mencintai Tuhan, tapi sy tidak mau memberikan banyak waktu saya untuk berkomunikasi denganNya. Ketika saya mengatakan kepada pacar saya "saya mencintaimu", saya akan berusaha sebaikmungkin untuk selalu menyenangkan hatinya, membuat dia bangga dengan saya, selalu memberikan yang terbaik bagi dia. Saya akan mencari tahu segala hal yang berhubungan dengan dia. Makanan kesukaannya, minuman kesukaan, hal2 yg dia gak sukai dan sebagainya. Ketika saya tahu bahwa apabila selingkuh dengan cewek lain akan membuat dia sedih dan kecewa kepada saya, saya tidak akan melakukannya.
Yusuf Arimatea & Refleksi tentang Iman

Yusuf Arimatea & Refleksi tentang Iman

Lukas 23 : 50 -56a

Melalui pembacaan ini, Alkitab mengajarkan mengenai satu pribadi, Yusuf Arimatea. Yusuf Arimatea merupakan anggota majelis besar - majelis yang bermufakat untuk menyalibkan Yesus. Pergumulannya untuk menurunkan mayat Yesus dan menguburkannya secara layak merupakan hal yang sangat riskan. Dia bukan saja mempertaruhkan jabatan, penilaian orang, bahkan nyawanya pun menjadi taruhannya (bandingkan dengan yohanes 19:38-42). Namun Yusuf memilih untuk tetap  memberanikan diri menghadap pilatus dan menguburkan Tuhan Yesus.

Gambaran awal tentang Yusup dijelaskan seperti artikel renungan berikut:
"Yusuf dari Arimatea termasuk orang beriman yang berani ambil risiko. Perhatikan apa yang ia lakukan: ia mengurus segala sesuatu agar Yesus menerima penguburan yang layak (ayat 52-53). Sebelum peristiwa ini, nama Yusuf dari Arimatea tidak pernah disebutkan, apalagi dinyatakan sebagai pengikut Kristus. Ia adalah anggota Majelis Besar (ayat 50), sutradara di balik drama penyaliban Yesus. Bertentangan dengan putusan Majelis yang membuat Yesus tampak sebagai penjahat, Yusuf memperlakukan Yesus sebagai Pribadi terhormat. Tindakannya memperlihatkan iman, kasih, dan keberpihakan pada Yesus di tengah komunitas yang membenci-Nya. Tidakkah itu berisiko merusak reputasi dan kedudukannya?"

Dipandang dari keseluruhan kisah, peran Yusuf dari Arimatea tampak kecil dan sederhana. Namun, bandingkanlah sikapnya dengan murid-murid lain yang justru bersembunyi karena takut disangkutpautkan dengan Yesus (lihat Matius 26:56). Iman membuat Yusuf berani mengambil risiko dalam bertindak. Apabila iman kita membuat kita harus mempertaruhkan nama baik, harga diri, jabatan, bahkan nyawa kita, beranikah kita mengambil sikap seperti murid Yesus ini? Selamat beriman!
Selvy dan Tito

Selvy dan Tito

Senang sekali rasanya mengetahui bahwa banyak adik-adik saya yang berhasil. Selvy Manuputy dan Titoley Tako, merupakan dua orang diantara sederetan adik-adik saya. Mereka menulis buku dan telah diterbitkan ! hahahah....bangga banget...

Mereka berdua merupakan adik saya ketika kami mendapatkan beasiswa untuk sekolah di SMU Kr Petra 4 Sidoarjo. Saya angkatan 1, selvi angkatan 4 dan tito angkatan 4. 

Selvi merupakan anak yg awalnya sangat pemalu. kesan itulah yang saya dapatkan ketika pertama bertemu dengannya. Saya yang aktif dan "cerewet" sangat bertolak belakang dengan selvi.Saya ingat sekali, ketika kami sedang camp di pacet, dan saya membuat dia menangis -entah karena apa, sy sendiri lupa hahahahah..Banyak sekali pelajaran berharga yang kami peroleh di asrama dahulu.Ketika kuliah, barulah "meledak" semua keahlian si selvi. Dia dikenal sebagai cewek multi talent. Dia pinter nyanyi,ciptain lagu, gambar, editing, design,dll...oh iya, dia juga pinterrrr...Dia juga menjadi ketua pelayanan mahasiswa di kampus kami. Meskipun punya segudang kelebihan, sy belajar bagaimana selvi menjadi pribadi yang  sangat rendah hati. saya percaya,semuanya itu karena kecintaannya pada Tuhan.

Tito asalnya dari waikabubak....Ibukota Sumba Barat. Adik yang satu ini bawaannya selalu buat heboh...saya pernah sekamar dengan dia waktu kami sama-sama di asrama. Saya masih ingat juga bagaimana ia dimarah sama pak herry (bapak asrama kami )- sampe nangis hahahaha. Dari semua adik2, yang paling sering ngehina saya, ya cuma si tito ini..wkwkwkwk ngak tau kenapa, tapi saya tetap pandang dari sisi positif aja...mungkin begitulah caranya mengasihi saya...Dia punya suara yg bagus, amat mencintai christina aquilera...sampe poster si CA pun dipasang dikamar x_x..Dia juga paling manja! mungkin karena kakaknya cewek semua dan dia bungsu. Selepas SMU dia melanjutkan kuliahnya di Diponegoro (kalo gak salah ).. dan berkat social media + bbm, kami bisa kembali berhubungan...


Pelajaran Berharga.
Ketika mereka berhasil membuat buku, saya belajar tentang bagaimana  tidak cepat puas dengan keadaan kita saat ini. Selalu belajar dengan tekun, fokus, dan tekun mengerjakan apa yang menjadi tujuan kita. Mungkin saat ini blom ada hasilnya, tp ketika kita tekun, fokus dan telaten ...percaya saja...pasti ada jalan...
Siapa yang menyangka kalo dari hobby, selvi sudah bisa menjadi penulis seperti skarang? 





Kasih & Kebesaran Allah

Kasih & Kebesaran Allah


Hari ini saya terbagun dari tidur saya. dan entah bagaimana, hari ini saya dipenuhi oleh sukacita, damai sejahtera yang

meluap-luap dalam hati saya. Saat ini saya benar-benar merenungkan kasih Allah yang sangat besar dan melimpah dalam hidup saya. Saya bukanlah pribadi yang besar, saya sering berbuat kesalahan, kadan kecewa, marah,bersungut-sungut dll.Tapi sekali lagi sy tegaskan hari ini saya bahagia. Bahagia karna Allah ada dalam hati saya.

Jika mengingat kembali sungguh banyak sekali kasih dan kebaikan Tuhan yang melimpah dalam hidup saya. Di dalam kekurangan saya, Ia masih mau mengasihi saya.Sy teringat firman Tuhan dari 2 Timotius 2:13
 "jika kita tidak setia, Dia tetap setia, karna Dia tidak dapat menyangkal diriNya". Dari sini seharusnya membuat kita paham, betapa besarnya, betapa panjangnya kasih setia Tuhan. Jika saat ini banyak diantara kita mempunya persoalan yg besar, permasalahan yg menurut kita gak mampu diatasi, ingatlah, ada seorang pribadi didunia ini yg setia. Dialah Yesus. Gak peduli sebesar apapun permasalahanmu, se"kotor" apapun dirimu, IA tetap setia.....

ini sebuah artikel yang bagus dari perenungan saya di pagi ini ;
Ya, bukan manusia yang menjadikan Yesus berstatus Raja. Suka atau tidak, diakui atau tidak, Yesus adalah Tuhan, Raja yang patut disembah segenap semesta. Kedatangan dan penyambutan-Nya di Yerusalem telah dinubuatkan ratusan tahun sebelumnya (Zakharia 9:9; Mazmur 118:26). Para murid ikut menggenapkan nubuat itu tanpa mereka sadari (ayat 16). Bahkan, celetukan orang Farisi “seluruh dunia datang mengikuti Dia” akan menjadi kenyataan (Filipi 2:9-11). Seberapa jauh pengenalan akan Yesus sebagai Sang Raja membuat perbedaan dalam hidup Anda dan saya?
Demo, Pemalangan dan Krisis Pemimpin di Papua

Demo, Pemalangan dan Krisis Pemimpin di Papua

Pemalangan Kampus merupakan makanan sehari-hari dari mahasiswa Universitas Cenderawasih. Dalam seminggu ini, telah terjadi pemalangan selama 4 hari, yang mengakibatkan kegiatan belajar mengajar berhenti 90% - Kalo sebelum jam 8, masih belum terjadi pemalangan, jadi masih bisa masuk kampus.

Sejauh ini isu tentang pemalangan adalah seputar referendum, pelanggaran ham dan kritik terhadap fasilitas yang diperoleh mahasiswa. Ada beberapa isu yang mengatakan bahwa yang melakukan demo ini sebagaian besar bukan mahasiswa.

Beberapa Permasalahan yang kemudian mengemuka adalah;
1. Kenapa tidak ada tanggapan dari pihak uncen ?
2. Masa tidak ada tindakan tegas dari pihak-pihak terkait mengenai realita yg sudah terlalu terbiasa ini.?

Sebenarnya banyak sekali pertanyaan-pertanyaan yg terbesit di pikiran mengenai realita yang terjadi di Uncen. "Kok bisa, mahasiswa sudah tidak menghargai dosen ?, bahkan pimpinannya sendiri?" sampai tidak ijinkan pihak dosen/staf akademik/ pimpinan kampus turun/meninggalkan kampus.Polisi bahkan tidak melakukan tindakan apa-apa. Entah alasan tidak boleh masuk lingkungan kampus, ataupun takut dipikir melakukan tindakan ham. saya sendiri tidak paham realita ini.

Saking seringnnya, ada joke dari teman2 dosen agar uncen buat kalender sendiri dengan memasukan aksi pemalangan sebagai salah satu agenda formalnya X_X
ok....mungkin itu gambaran awal mengenai salah satu realita yang terjadi di papua yang berkaitan dengan pendidikan. 

jika mau ditelursuri lebih jauh, hal ini sebenarnya merupakan permasalahan yang sangat kompleks. Istilah kerennya tuh krisis multidimensi gitu....Salah satu dimensis krisis yang ingin saya bahas di sini adalah mengenai krisis kepemimpinan. Dalam kasus uncen ini, lebih dmasalahkan mengenai tidak adanya respon dari pihak rektorat terkait demo dilingkungan uncen yang amat sangat merugikan seluruh civitas akademik.

Salah satu bentuk otonomi khusus di papua adalah pimpinan organisasi, bahkan pimpinan daerah harus orang asli papua. Jadi dengan alasan tersebut, pemegang jabatan yang strategis haruslah orang papua. Sebenarnya hal ini bukanlah sebuah masalah. Persoalan akan timbul ketika Pimpinan Organisasi tersebut tidak dapat melaksanakan perannya dengan benar. Sering sekali saya jumpai pimpinan yang tidak dapat mengorganisir anak buahnya sesuai dengan job desk. Pemilihan staf untuk jabatan tertentupun hanya asal-asalan tanpa melihat kapabilitasi /kemampuan. 

Jika berbicara visi yang ingin dicapai, sepertinya hal itu menjadi barang langka.Tidak adanya tujuan yang jelas, parameter-parameter yang terukur dan evaluas/kontroling yg asal-asalah menjadikan para bawahan/staf pun bekerja asal-asalan. Belum lagi jika berbicara tentang keteladanan hidup, integritas dan hal-hal yg seperti itu, telah menjadi barang langka...Itulah mengapa saya katakan bahwa telah terjadi krisis kepemimpinan di papua. Tanpa kita sadari, sebenarnya hal ini menjadi bom waktu yang sangat berbahaya....

Semoga kelak ada banyak pemimpin-pemimpin yang mempunyai pemahaman yang benar tenang menjadi pemimpin yang baik di negri ini. Kita doakan dan nantikan saja/...............
NB. ini salah satu artikel menarik tentang uncen disini baca ciommentnya juga yahh :D

Etos Kerja

Etos Kerja

"seorang kristen harus mampu memberikan pertanggungjawaban yang baik, bukan hanya apakah bentuk pekerjaannya, tetapi juga bagaimanakah dirinya di dalam melaksanakan pekerjaannya"

Awal kedatangan saya, sudah banyak gambaran mengenai apa yang akan saya kerjakan di tanah ini, Papua. Idealisme saya mulai semakin meyakinkan saya untuk memberikan sesuatu bagi papua.. Membantu menghasilkan mahasiswa-mahasiswa yang dapat menjadi pemimpin kelak di papua. Secara umum, ingin agar papua semakin maju...Anak2 papua,bisa berbuat sesuatu.

Saya bersyukur karena awal kedatangan saya, saya bisa membuat sedikit perubahan...- Meskipun perubahan itu kecil, dan kadang disepelekan oleh orang lain :D

Beberapa contoh hal kecil yang saya lakukan adalah, :
  1. Konsisten dan disiplin terhadap jam kuliah. kalo jam 8 pas mulai kuliah. Kalo saya telat 15 menit, kuliah batal, sedangkan kalo mahasiswa telat 15 menit, diitung absen.. (kondisi ini tidak berlaku kalo ujan/ kampus di palang)
  2. Bersih-bersih ruangan, nan membuat pengumuman agar sampah dibuang pada tempatnya
  3. Bersama-sama mahasiswa ngecat tempat parkir (garis pembatas) - jadi parkir motor sudah lebih rapi.
Hal tersebut memberikan sukacita tersendiri karena saya bisa melihat bagaimana mahasiswa berproses dan menjadi lebih baik, meskipun melalui hal yang sangat simpel.Melalui hal ini saya belajar mengenai bagaimana mempunyai sikap, karakter dan perilaku yang baik, sebenarnya sangat berdampak bagi mahasiswa -atau orang yang mengikuti kita.

Ketika saya belajar tentang Yusuf, mengenai etos kerjanya, -Hasil PA teman-teman PA Perkantas Abepura - saya semakin dibukakan mengenai bagaimana relasi Yusuf dengan Tuhan bisa membawa dampak yang luar biasa dalam pekerjaannya. Dalam Kejadian 39:1-6, dikatakan bahwa segala pekerjaan Yusup dibuat berhasil -bahkan potifar bisa melihat bagaimana Tuhan memberkati kehidupannya melalui Yusuf.

Etos kerja dapat diartikan sebagai sikap, karakter dan perilaku seseorang  yang lahir dari keyakinan dan paradigma seseorang tentang etos kerja.Poin penting yang ingin disampaikan di sini adalah, bahwa sikap kita ketika bekerja, lahir dari pemahaman yang benar tentang makna bekerja itu sendiri. 

Hal ini akan sangat kelihatan bedanya, ketika kita diperhadapkan dengan kondisi sekitar yang kelihatan sangat bertolak belakang. sebagai contohnya ini nih,
1. Misalnya kita kerja sangat rajin ,tekun dsb. Ketika kita mengentahui bahwa ada pendapatan kita lebih rendah dari teman kita yg jauh lebih malas, semangat bekerja kita turun.
2. Kita berbuat sesuatu, namun orang lain tidak menghargai apa yg kita kerjakan, membuat kita kerja asal2an...

dalam kondisi seperti tersebutlah, kita dapat melihat perbedaat antara etos kerja kita dengan etos kerja orang lain. Apakah sama ato berbeda.

Sebagai perenungan, apakah kita sudah memiliki etos kerja yg didasarkan atas pemahaman yang benar ? selamat mencoba :D

Mengucap Syukur vs Berkeluh Kesah

Kadang tanpa kita tak sadari, kita terlalu sering mengeluh dan menghakimi orang lain...tanpa kita pikirkan, begitu mudah kita merasa bosan, jenuh, terlalu banyak beban, kenapa kondisi disekitar saya seperti ini,  dll.

Sayapun kadang dengan begitu mudahnya jatuh dalam kondisi ini...begitu mudah berkeluh kesah dengan kondisi papua yg kacau balau seperti ini...fasilitas yang tidak mendukung seperti ini ,bahkan birokrasinya yang sudah amat ancur...hahahah.... keluh kesah itu biasanya muncul karena saya suka membanding2kan kondisis ideal saya dengan realita saya...(bener ngak ?)heheheheehh

Dulu saya kita itu adalah hal yg biasa, tapi bagaimana alkitab memandang hal tersebut : 1Tesalonika 5:18 ditulisakan bahwa
  Ucapkanlah syukur dalam segala hal, sebab itulah yang dikehendaki Allah di dalam Kristus Yesus bagi kamu. 
Kebalikan dari berkeluh kesah adalah mengucap syukur...Berdasarkan ayat ini, kita bisa belajar apa yg Tuhan kehendaki bagi kita untuk memandang hidup ini dari kacamataNya. Melihat dari sudut pandang Allah, dan bukan melihat dari sudut pandang kita....

Pasti ada sebab akibat kita harus mengucap syukur bukan ?
Hanya dengan hati yang bersyukur, kita dapat melihat peluang-peluang yang Tuhan sediakan di balik keluhan kita. Hati yang penuh rasa syukur menutup peluang untuk berkeluh kesah, sebab kita tidak sanggup menghitung segala berkat, kesempatan, dan anugerah-Nya! 

Berikut adalah artikel tentang mengucap syukur :

Hee Ah Lee, seorang gadis Korea berusia 22 tahun, memiliki fisik yang jauh dari ukuran normal. Masing-masing tangannya hanya memiliki dua jari seperti capit, kakinya pendek, hanya sebatas lutut. Namun, kondisi itu tak membuatnya terpuruk. Ia tak membiarkan kelemahan fisiknya menjadi sumber keluh kesahnya, tetapi ia bangkit untuk menang atas keterbatasannya. Kini, ia adalah seorang pianis yang menakjubkan. Bahkan, nada-nada sulit yang digubah para maestro musik klasik seperti Chopin, Beethoven, Mozart, dapat dimainkannya dengan sangat apik! Padahal, tak ada not balok karya para maestro itu yang diciptakan untuk dimainkan hanya dengan empat jari. Ah Lee sendiri yang memodifikasi hingga empat jarinya mampu menari di atas tuts-tuts piano dengan lincah. ..cerita lebih lengkapnya silahkan dibaca di sini

Hee Ah Lee

Bagi orang yang suka berkeluh kesah, segala sesuatu dalam hidupnya bisa dijadikan bahan keluhan. Anak-anak sulit dibangunkan di pagi hari, lambat mandi, susah sarapan. Suami cuek membiarkan istri jungkir balik mempersiapkan anak-anak untuk berangkat sekolah. Rumah berantakan. Pekerjaan kantor menumpuk, rekan kerja menyebalkan. Sepanjang hari, ada begitu banyak bahan untuk berkeluh kesah!

Mulai saat ini, belajarlah untuk berhenti berkeluh kesah....dan memulai untuk mengucapsyukur... :D dan Tuhan akan menunjukan perbuatan tangannNya yang ajaib...Ia bisa memakai siapapun juga untuk menyatakan kepadamu betapa beruntungnnya kita mempunyai DIA...batu aja bisa dipakai, apalagi manusia
Pekerjaan atau Panggilan

Pekerjaan atau Panggilan

Saya suka renungan saya pagi ini dari renungan harian, sebuah renungan singkat tentang bagaimana kita memandang pekerjaan/tanggungjawab yang diberikan kepada kita... moga bisa memberikan pandangan yang berbeda untuk kita semua...


Baca: Yohanes 17:1-8 

Apakah Anda bekerja untuk hidup atau hidup untuk bekerja? Pada kedua hal tersebut terdapat perbedaan pandangan dan pemaknaan yang sangat besar terhadap natur kerja. Jika kita bekerja untuk hidup, maka pekerjaan sekadar menjadi sarana untuk sesuatu yang lain. Tak heran banyak orang ingin segera memiliki “kemerdekaan finansial” supaya tidak lagi harus melelahkan diri bekerja mencari uang. Jika kita hidup untuk bekerja, maka pekerjaan menjadi sasana di mana kita mempersembahkan hidup kita bagi kemuliaan Tuhan. Tuhan menghendaki kita mengasihi dan melayani Dia, dan pekerjaan menjadi cara kita melakukannya. 

Hari ini kita membaca catatan doa Tuhan Yesus menjelang akhir hidup-Nya. Memperhatikan doa-Nya, kita tahu tujuan hidup Yesus adalah agar Bapa dikenal dan dimuliakan. Yang menarik adalah cara Yesus melakukannya: “dengan jalan menyelesaikan pekerjaan yang Engkau berikan kepada-Ku ...” (ayat 4). Dan, kita diutus ke dalam dunia sebagaimana Kristus telah diutus (ayat 18). Kata pekerjaan dalam bahasa Inggris adalah vocation, yang berasal dari bahasa Latin vocatio yang berarti panggilan. Pekerjaan dan panggilan seharusnya merupakan hal yang sama.

Apakah Anda menghayati pekerjaan Anda sekarang sebagai panggilan Tuhan? Menemukan panggilan bukan hanya berlaku ketika seseorang menggumulkan menjadi pendeta atau misionaris, tetapi seharusnya meliputi semua vocation lainnya. Hanya dengan demikian kita baru bisa mengalami pekerjaan yang otentik, di mana kita memiliki pekerjaan yang tepat, untuk alasan yang benar, dan menikmati hasil-hasilnya.—JOO

Kota Kuala Kencana

Kalo ditanya  kota apa di Papua - Bahkan indonesia - yang mempunyai tata kata paling bagus dan mendukung green development (pembangunan berkelanjutan ), jawaban saya hanya kota  Kuala Kencana !

Kota ini merupakan kota yang dibangun oleh freeport yang berfungsi untuk memfasilitasi kebutuhan staf-staf yg bekerja di freeport. Semua fasilitas, termasuk supermarket, pabrik pendukung, SPBU, Taman, Lapangan Golf, Perumahan, Alun-alun, semua tersedia di sini.

Keliatan banget kalo sebuah kota direncanakan dengan matang, dan dikerjakan oleh tenaga ahli yg profesional, memang akan menghasilkan maha karya yang luar biasa, sama seperti kota ini...

Perjalanan Menuju kota ini  dapat ditempuh sekitar 15-30 menit dari kota Mimika. Ok, to the point aja, ini foto2nya :D

Jalanan di Kota Kuala Kencana

Alun- Alun Kota Kuala Kencana

Perumahan di Blok Perumahan Kualan ( Tidak Boleh Injak Rumput + BuatPagar )



Manis Pahit menjadi Pendidik (Dosen)

Hari ini Fakultas MIPA Uncen  menyelenggarakan Yudisium, sebagai tanggungjawab fakultas terhadap beberapa anak yg sudah selesai melaksanakan tanggungjawab perkuliahannya.  Sekitar 60an peserta Yudisium memenuhi Aula fakultas MIPA. 

Proses yudisium di Mipa sendiri berlangsung dengan sederhana namun tetap memberikan kesan yang mendalam bagi semua alumni, mahasiswa dan juga untuk saya pribadi. Momen yang paling ditunggu-tunggu tentu saja pemanggilan nama peserta Yudisium untuk maju, mendapatkan Surat Keputusan, dan pengalungan medali fakultas..

Kesan mendalam yg saya rasakan tentu saja berhubungan dengan beberapa mahasiswa bimbingan saya yang hari itu juga turut di wisuda. Ada rasa bangga, senang, bahagia, semuanya bertumpuk menjadi satu.. Bersyukur karna saya juga bisa mengambil bagian dalam proses pembentukan diri mereka, bersyukur karna saya dapat memberikan sedikit dampak kepada mereka...

Dari Jurusan Matematika, ada sekitar 9 orang yg di yudisium, dan 2 di antaranya kelahiran 1982 - sebenarnya mereka lebih pantas memanggil saya adik. Namun selama ini mereka selalu memanggil saya dengan "bapak" wkwkwkwk sesuatu yg cukup lucu menurut saya...hahahha...Dari sini saya bersyukur karena mereka menghargai kami, pengajar tanpa memandang beda usia di antara kami...

Seru juga ketika saya memeluk beberapa lulusan cowok, ada juga yg meneteskan air mata :D. Dan itu menjadi kekuatan juga bagi saya -dan kami semua pendidik/dosen - untuk bisa bekerja lebih baik lagi.

"Masa kuliah adalah masa terakhir dari proses belajar di institusi formal. Setelah terjun dalam dunia kerjaan, hal itu menjadi sesuatu yg mahal.. Jadi ketika kita diberi kesempatan untuk belajar / mengajar orang lain. Gunakanlah dengan sungguh- sungguh :D"


Valentine Day ?

Ada banyak pro kontra yang membahas mengenai ke"valid"an dari perayaan valentine. Apakah hal tersebut merupakan hal yg layak untuk kita lakukan..? Apa dasar alkitabnya? dan berbagai pertanyaan lainnya.  Semoga perenungan singkat ini dapat membantu  kita memahami esensi dari kasih itu sendiri.


Asosiasi kartu ucapan AS memperkirakan satu miliar kartu Valentine dikirim tiap tahun di seluruh dunia. Hanya Natal yang menandinginya. Tahukah Anda bahwa 14 Februari sebenarnya sudah dihapus dari kalender gerejawi? Ini karena latar belakang sejarahnya sangat diragukan. Kemungkinan perayaan ini berkaitan dengan Lupercalia, festival kesuburan dengan ritual penghormatan dewa-dewi dan lotere pasangan lawan jenis. Identitas St. Valentinus yang namanya dipakai untuk perayaan ini juga kurang jelas. Pastur dari Roma, uskup dari Terni, atau martir di Afrika? 14 Februari adalah tanggal kematian mereka sebagai martir. Jauh dari konotasi cinta romantis.
 Hiruk pikuk perayaan bisa jadi justru membuat kasih makin dangkal dimaknai. Padahal, kasih adalah hal yang esensial dalam iman kristiani. Firman Tuhan menyatakannya dengan ringkas dan gamblang: Allah adalah kasih; kasih berasal dari Allah (ayat 7-8). Jadi, bagi anak-anak  Allah, kasih semestinya merupakan identitas keluarga. Dari bacaan Alkitab hari ini kita mendapati bahwa kasih diperintahkan, diteladankan, disempurnakan oleh Allah bagi kita (ayat 11, 17). Kasih dimungkinkan melalui pengalaman kita menerima kasih Allah (ayat 10, 19) dan ditumbuhkan melalui pengenalan kita akan Dia  (ayat 16-18).


Kekristenan tanpa kasih adalah sebuah omong kosong. Hari ini, mintalah Tuhan menyelidiki hati kita: Bagaimana kasih saya kepada Allah? Kepada sesama? Dunia membutuhkan dan menantikan anak-anak Allah mencerminkan dan menceritakan tentang kasih-Nya yang mulia. Pertumbuhan kita dalam kasih merupakan tanda bahwa kita tinggal di dalam Allah.

Artikel di atas semakin memperjelas kepada saya, bahwa kasih sebenarnya menjadi gaya hidup orang kristen. Menjadi salah satu penanda bahwa Allah hidup dalam kita.
Meskipun belakangan ini, kasih menjadi barang langka, mari kita tetap berusaha untuk membagi kasih kita kepada sesama :D

Persekutuan yang sejati.

Persekutuan....itu juga merupakan salah satu pergumulan yang saya hadapi.."bagaimana memahami persekutuan yang sebenarnya berdasarkan alkitab"?..Apa benar persekutuan yg sudah saya lakukan selama ini ?
 Sebuah renungan singkat tentang persekutuan ini semoga dapat membantu pemahaman kita tentang persekutuan.

 Kisah Pr. Rasul 2:41-47 
Persekutuan merupakan salah satu istilah yang sangat umum dalam kekristenan. Sayang, istilah ini sering dimaknai secara dangkal. Bagi kebanyakan orang, kata ini sudah berarti sama dengan pertemuan ibadah (“Datang ke persekutuan”) atau suatu perkumpulan rohani (“Menjadi pengurus persekutuan”).

Kata persekutuan dalam kehidupan jemaat mula-mula diterjemahkan dari kata Yunani koinonia (ayat 42), yang secara harfiah berarti “memiliki atau berbagi suatu hal bersama”. Perhatikan bacaan Alkitab kita, dan kita dapat menemukan banyak hal yang dimiliki dan dibagikan secara bersama di antara jemaat mula-mula, baik dalam kehidupan rohani maupun keperluan jasmani. Itulah yang terjadi ketika koinonia berfungsi sepenuhnya. Pertemuan raya di Bait Allah dan perkumpulan di rumah-rumah menjadi penting karena melaluinya jemaat mengalami koinonia (ayat 46). Persekutuan yang berfungsi sepenuhnya memikat hati banyak orang untuk datang dan beroleh selamat (ayat 47). 

Sekadar kehadiran atau bahkan kepengurusan pada sebuah persekutuan tidak sama dengan hidup dalam koinonia. Persekutuan yang sejati perlu memiliki koinonia dalam visi, komitmen, dan praktik hidup sehari-hari. Kita hidup dalam zaman di mana ketidakpedulian pada orang lain dan keberpusatan pada diri sendiri mejadi nilai-nilai umum. Adakah dunia menemukan oasis yang memenuhkan dahaga mereka akan koinonia di tengah persekutuan orang percaya? Bagaimana dengan persekutuan di tempat Anda berada?


Moga aja renungan ini dapat mengubah paradigma kita tentang persekutan...
oh iya, ini teman2 persekutuan saya, tempat saya saling berbagi dan mengasihi dengan mereka...

Ade2 Pas waktu Sy mau berangkat

Teman, ...eh salah. SAUDARA terkasih di Pelayanan Mahasiswa..ketua,bendahara n litbang sudah duluan merrid...sekretarisnya blom hehehehe

Dwight L. Moody

Dwight L. Moody

Dwight L. Moody dilahirkan di Northfield, Massachusetts, pada tanggal 5 February 1837 dari pasangan Edwin Moody dan Betsey Holtom. Ayahnya bekerja sebagai seorang tukang batu. Ayahnya meninggal saat Moody masih kecil dan dalam masa kesusahan mereka. Sejak itu ibunyalah yang bekerja keras membanting tulang untuk membesarkan anak-anaknya menjadi orang-orang dewasa yang baik.

Masa kecil Moody dilalui sebagaimana anak-anak kecil lain di tempatnya. Ia bersekolah, dan pada musim panas ia bekerja untuk menggembalakan lembu tetangganya dengan upah satu sen sehari. Moody  merupakan anak yang periang dan humoris, tapi juga terkadang nakal dan menjadi pengacau di kelasnya.
Sampai suatu saat Moody berhadapan dengan gurunya yang menegur perbuatan Moody dengan kasih dan teguran itu membuat Moody menyadari kesalahannya.

Jalan-Jalan ke Kawah Putih & Situ Patenggang

Situpatenggang merupakan objek wisata di daerah jawa barat. Banyak pemandangan menarik yg dapat kita jumpai di daerah ini. Pada bulan april 2011, saya kedatangan beberapa tamu spesial, pada momen wisuda saya, ada NURA, ADE :D, (sorry, lupa ditulis ade2 sayang...heheheh) juga Welly, Maya, Akhung, Isana, Hestin, Lista, dan Merlin :D.

Kami sempatkan diri untuk main2 ke Tempat wisata di Bagian selatan bandung ini. Perjalanan dari bandung dapat ditempuh sejauh 2 jam-an. Dan rute yg paling di rekomendasikan adalah lewat  Leuwi Gajah -Cimahi :D..
Berikut adalah gambar-gambar pemandangan yg diambil selama perjalanan ke Kawah Putih dan Situ Patenggang.

  • Kawah Putih
Pintu Masuknya Kawah Putih neehh

Sama-sama ferdi, sahabatku di bandung

Mengecek Kondisi Power Supply Rusak/ Tidak

Kemaren komputer saya gak bisa nyala seharian. Saya jadi ingat kata teman saya bagaimana cara mengecek  bagaimana mengecek PSU (power supply unit) yg error. Berikut ini langkah-langkahnya :
 Siapkan PSU, dan persiapkan sambungan kabel (saya biasa menggunakan salah satu kabel LAN, atau bisa menggunakan klip kertas.
1. Cari kabel yang berwarna hijau dan hitam, kemudian hubungkan dengan menggunakan klip kertas tersebut.

2. Colokkan kabel powernya ke listrik 
3. Kalau Kipas Power Suplly berputar berarti power supply nyala dan sebaliknya.
4. Akan tetapi Kipas Power Supply berputar belum tentu menandakan bahwa power supply itu bagus, karena ada banyak kasus power supply ATX itu mengalami arus/daya drop sehingga ketika disambungkan ke mainboard dan dibebani dengan harddisk, Komputer tetap tidak nyala / mati tapi kondisi fan masih berputar. Kondisi inilah yang dinamakan Power Supply Ngedrop.

Kalo gambarnya, silahkan  cek seperti gambar berikut ini :


Contoh penggunaan pada pin 20

Pada pin 20 dan 24 mekanismenya sama aja, hal ini dimungkinkan. Berikut ini spek detail dari tiap pin pada PSU.
Nah setelah dicek, ternyata PSU ku masih baik, makanya saya dapat memperbaiki....jadi deh :D

Keindahan Pantai Tablanusu dan Amay - Dapapre - Papua

Papua terkenal dengan keadaan alamnya yang luar biasa. Salah satu dari kekayaan alam yg dapat kita nikmati adalah keindahan Pantainya...Diantara berbagai macam tempat wisata di jayapura, Pantai Tablanusu dan Amay merupakan pantai yg sering dikunjungi. Kedua pantai ini berada di Kabupaten Jayapura, Distrik Sentari Barat... Sekitar 1 jam perjalanan dari Waena/ Abe...
  • Menuju Tablanusu
Pantai Tablanusu dapat ditempuh dengan mengambil jalur kiri setelah kita sampai di Depapre. Perjalanan menuju tablanusu dapat ditempuh sekitar 15 menit. Pantainya unik karena tidak berpasir, namun berbatu. Di sini juga terdapat fasilitas yg memadai, mulai dari penginapan, banana boat, gazebo dll. Cuma saya gak sempat masuk karena lebih tertarik untuk foto2 di pantai Amay. Foto-fotonya seperti berikut :

Salah satu sisi pantai, sebelum tiba di tablanusu

Kontrasnya menarik kan ?

Pantai Tablanusu

Design Baju I Love Papua

Membuat baju merupakan usaha sampingan yg saya lakukan untuk menyalurkan hobby, sekaligus menambah pendapatan bagi saya. Tema yg saya angkat terkait dengan bagaimana meningkatkan kecintaan masyarakat tentang papua. heheheh maklum, saya kan orang papua juga...ok. berikut ini adalah contohnya...
Edisi Hitam

Edisi Putih

Edisi Merah

Hasil jadinya adalah seperti gambar berikut :


Trip to Ambon #2

Perjalanan kali ini bertujuan untuk bertemu secara langusung dengan keluarga dari pacarku,- Welly Lokollo. Saya dan Ibu saya menuju ambon dengan menggunakan Garuda GA640. Penerbangan dengan garuda harus transit di Makasar selama 18 jam. Tiba jam 11 pagi, dan baru dapat melanjutkan perjalanan pukul 05.00.

Setelah tiba di Ambon, saya dan ibu langsung dijemput oleh welly dan vita, dan langsung dibawa ke hotel Elizabet. Pada malam harinya kami bertemu dengan orang tua dari si welly. Nah hari berikutnya, kami sempatkan diri untuk jalan-jalan ke Pantai Natsepa...

Pantai ini merupakan salah satu tujuan wisata yang digemari oleh banyak orang di ambon. Disamping lokasinya yang tidak terlalu jauh, pasirnya yg putih, banyak tersedia aneka makanan yg dapat memanjakan para pengunjung..

Berikut, beberapa hasil jepretan yg merekan keindahan pantai natsepa...

Perjalanan Terakhir KRI Dewa Ruci

Selama 3 hari terakhir, Jayapura kedatangan "tamu" Penting. KRI Dewa Ruci Masuk ke Papua, dalam rangka perjalanannya yang terakhir mengelilingi 4 benua. Jayapura merupakan tempat persinggahan terakhir di Indonesia, sebelum melanjutkan pelayarannya menuju Amerika (honolulu) - panama - eropa- arab -dan kemudian kembali ke Indonesia. ( Setelah itu akan di museumkan T T)..

Sayapun gak mau ketinggalan momen penting ini...dan saya baru tahu, kalo kapal ini sudah ada sejak tahun 50an ! Amazing !! info terkait rencana perjalanan terakhir kapal ini dapat dicek disini, sedangkan info terkait kapal itu sendiri silahkan cek di wikipedia

Berikut ini saya tampilkan  foto2 hasil hunting di Dermaga Karasko Jayapura, tempat berlabuhnya kapal KRI Dewa Ruci



KRI Dewa Ruci dari Dermaga Lantamal X

Perjalanan Hidupku #2011

Tahun 2011 merupakan tahun transisi dalam hidupku. Pada tahun 2011, saya menyelesaikan studi saya, dan mulai fokus untuk menjalani kehidupan yang baru sebagai pengajar di universitas cenderawasih.. Banyak sekali hal yang berbeda yang saya alami di tempat hidup saya yang baru...dan seperti yg saya katakan, benar-benar terjadi perubahan yang drastis dalam hidup saya.. Setelah 11 tahun menimba ilmu di jawa, saya ke papua untuk menjalani kehidupan saya yg sesungguhnya dalam dunia pekerjaan...

Banyak hal yang terjadi disini yang tidak sesuai dengan idealisme saya..hehehe...dan itu cukup banyak memberikan pengaruh yg kadang membuat saya ingin meninggalkan pekerjaan saya....kadang terbesit rasa menyesal telah memilih bekerja sebagai dosen...dikarenakan banyak hal; misal:
  • Tidak dihargai oleh mahasiswa
  • Pengurusan segala hal yg ribet dan gak ada standard...
  • Kesejahteraan yg tidak diperhatikan ( kami tidak ada staf administrasi, sehingga harus mengerjakan administrasi sendirian, termasuk pengurusan pangkat, kartu pegawai, nidn,fungsional dll..
Kadang berpikir " coba saya masuk di Freeport atau BP, pasti uang saya sudah banyak nih"...
Yah kira2 begitulah pergumulan awal saya di Papua....

Seiring berjalannya waktu, saya menyadari bahwa begitulah proses pembentukan yang sedang dikerjakan oleh Tuhan. Ngak ada proses yang mudah. Segala proses ini mengajarkan kepada saya untuk lebih bergantung sungguh-sungguh sama Tuhan, dalam pekerjaan saya...Tahun ini saya dibawa untuk keluar dari zona nyaman saya, - sama seperti abraham dibawa keluar dr Ur - untuk hidup dalam realita yg sesungguhnya...
Mindset seorang Maddie

Mindset seorang Maddie

Sekitar tahun lalu, saya melayani seorang anak kecil berumur 5 tahun untuk mengisi libur musim panas sebagai Babysitter. Dan masa itu adalah pekerjaan musim panas yang paling berkesan ! Maddie dan saya selalu berjalan jalan di taman setiap hari setelah makan siang. Maddie suka bermain ayunan dan perosotan di taman itu. Walaupun masih kecil, Maddie mempunyai hati yang baik, dan dia selalu membuat saya terkejut pada kasihya terhadap orang lain. Kedua orang tuanya pun juga sama - Selalu ada damai sejahtera diantara mereka. Saya selalu bertanya, mengapa mereka sangat berbeda dari orang orang lain?

Suatu hari di taman itu, saya sedang mendorong Maddie yang bermain ayunan, dan kami mendengar banyak anak anak kecil tertawa. Kami melihat ada sekelompok anak anak yang berkumpul di sebuah tempat di taman itu.

Flickr Images