Kasih & Kebesaran Allah


Hari ini saya terbagun dari tidur saya. dan entah bagaimana, hari ini saya dipenuhi oleh sukacita, damai sejahtera yang

meluap-luap dalam hati saya. Saat ini saya benar-benar merenungkan kasih Allah yang sangat besar dan melimpah dalam hidup saya. Saya bukanlah pribadi yang besar, saya sering berbuat kesalahan, kadan kecewa, marah,bersungut-sungut dll.Tapi sekali lagi sy tegaskan hari ini saya bahagia. Bahagia karna Allah ada dalam hati saya.

Jika mengingat kembali sungguh banyak sekali kasih dan kebaikan Tuhan yang melimpah dalam hidup saya. Di dalam kekurangan saya, Ia masih mau mengasihi saya.Sy teringat firman Tuhan dari 2 Timotius 2:13
 "jika kita tidak setia, Dia tetap setia, karna Dia tidak dapat menyangkal diriNya". Dari sini seharusnya membuat kita paham, betapa besarnya, betapa panjangnya kasih setia Tuhan. Jika saat ini banyak diantara kita mempunya persoalan yg besar, permasalahan yg menurut kita gak mampu diatasi, ingatlah, ada seorang pribadi didunia ini yg setia. Dialah Yesus. Gak peduli sebesar apapun permasalahanmu, se"kotor" apapun dirimu, IA tetap setia.....

ini sebuah artikel yang bagus dari perenungan saya di pagi ini ;
Ya, bukan manusia yang menjadikan Yesus berstatus Raja. Suka atau tidak, diakui atau tidak, Yesus adalah Tuhan, Raja yang patut disembah segenap semesta. Kedatangan dan penyambutan-Nya di Yerusalem telah dinubuatkan ratusan tahun sebelumnya (Zakharia 9:9; Mazmur 118:26). Para murid ikut menggenapkan nubuat itu tanpa mereka sadari (ayat 16). Bahkan, celetukan orang Farisi “seluruh dunia datang mengikuti Dia” akan menjadi kenyataan (Filipi 2:9-11). Seberapa jauh pengenalan akan Yesus sebagai Sang Raja membuat perbedaan dalam hidup Anda dan saya?