Kesalahanku di Sidang Skripsi

Kemarin saya membuat kesalahan fatal. Sejak pagi hari kekampus, saya meminta bantuan beberapa teman untuk membantu saya membersihkan ruang kuliah yang kotor. Ada 4 cewek yang membantu saya, salah satunya adalah mahasiswa yang akan sidang pada siang harinya. Karena dia sudah membantu saya, saya ingin memberikan reward kepadanya berupa "coretan-coretan" saya terhadap hasil koreksi skripsinya. Dari sinilah kesalahan itu bermula...

Ketika, dia membaca hasil evaluasi dari saya, sebelum dia maju, ternyata memberikan dampak psikologis yang buruk, karena dia langsung down saat melihat banyak sekali coretan dilembaran skripsinya. Ternyata ada beberapa kesalahan yang menyebabkan mahasiswa ini semakin down. Sehari sebelumnya, mahasiswa ini memberikan undangan kepada salah seorang dosen senior. Padahal nama dosen tersebut tidak termasuk dalam daftar penguji. Mahasiswa ini memberikannya kepada dosen senior ini pun karena prosedur yang tidak jelas..Sehingga dia menjadi semakin gugup.

Pada waktu sidang, dia seperti sangat kebingungan dalam menjawab setiap soal yang diberikan.- Padahal dia termasuk mahasiswa yang pandai. Setelah proses "pembantaian" selesai, dia nangis. Saya pun merasa bersalah karena hal tersebut, dan secara pribadi, saya meminta maaf kepadanya. Saya, K Alfian dan Si Mahasiswa ini kami ketemuan, berbicara sebentar dan menyelesaikan persoalan ini. Akhirnya kelar juga ^_^


Ada beberapa pelajaran yang saya ambil melalui peristiwa ini, yang berhubungan dengan tugas saya:
1. JANGAN MEMBERIKAN REVISI/KOREKSI SKRIPSI, sebelum mahasiswa tersebut selesai sidang !
2. Tetap jadi teladan dan berkat. Setinggi apapun pendidikanmu, setinggi apapun derajad sosialmu, jika kamu salah, kamu harus minta maaf !! Bahkan kepada orang yang lebih muda, ato bahkan kepada mahasiswamu sekalipun.