Keselamatanku

Keselamatanku

Keputusanku yang paling benar yang pernah kulakukan adalah menerima Yesus sebagai Tuhan dan juruselamatku. Awalnya saya merasa bahwa keputusan tersebut merupakan komitmen yang saya buat. Komitmen pribadi saya untuk menerima Yesus sebagai Tuhan dan juruselamat pribadi saya.
Keputusan tersebut memberikan dampak yang sangat signifikan bagi perjalanan hidup saya. Dalam kondisi terlemah saya sekalipun, TUHAN tidak sekalipun meninggalkan saya. Ia menjaga saya seperti bijimataNya. Dan saya semakin menyadari bahwa penyertaanNya sempurna.
Tetapi bagian TUHAN ialah umat-Nya,....Dikelilingi-Nya dia dan diawasi-Nya, dijaga-Nya sebagai biji mata-Nya.                                                     Ulangan 32:9-10
Seiring perjalanan waktu, saya semakin memahami bahwa komitmen tersebut bukan merupakan kemampuan diri saya, dalam memahami maksud Tuhan. Semuanya adalah Kasih KARUNIA Tuhan yang nyata bagi saya.  Efesus 2:8-9 mengatakan bahwa :
Sebab karena kasih karunia kamu diselamatkan oleh iman; itu bukan hasil usahamu, tetapi pemberian Allah, itu bukan hasil pekerjaanmu: jangan ada orang yang memegahkan diri.
Firman ini jelas bahwa, keselamatan kita bukan merupakan hasil usaha kita. Seberapapun kita berusaha berbuat baik, kita gak mungkin dapat menjangkau Tuhan yang sangat KUDUS. Hanya karna Tuhan yang mengasihi kita, sehingga Tuhan Yesus mau menebus dosa kita, umat BERDOSA.

Selama ini saya selalu mengandalkan kekuatan saya untuk mencari /melayani Tuhan. Saya selalu merasa harus saat teduh, karna emang harus demikian. Harus ke gereja, karna emang harus begitulah kehidupan orang kristen yang baik. Gak boleh mabuk, gak boleh mencuri dll. Dan bisa ditebak, hanya sebatas itu, pemahaman saya kepada Tuhan. Hanya sekedar pengetahuan di otak saja.

Hal yg harus dimengerti jika kita ingin mengenal Tuhan lagi adalah, dengan berserah sungguh-sungguh kepada Tuhan.Taat dan setia menjalani segala perintah Tuhan. Nah setelah melewati momen ini, saya bisa melihat campur tangan Tuhan yang benar-benar Nyata :D bagaimana dengan teman-teman semua... ?
Progres Pemahamanku

Progres Pemahamanku

Saya menerima Tuhan Yesus sebagai Tuhan dan Juru selamat pribadi saya sejak SMP. Meskipun demikian, pemahaman saya tentang Tuhan Yesus dan pekerjaanNya yang ajaib selalu diperbaharui hari lepas hari...

Saya masih ingat ketika lahir baru, hanya karena membaca traktat, dan ajakan seorang teman seumuran saya...(thanks banyak yah erick latuharhari....). Dengan keterbatasan media, informasi dan pemahaman alkitab, saya membaca buku renungan yang sudah laaammmaaaaa skalii... Dan saya mendapatkan pemahaman yang baru...

Banyak hal baru yang saya peroleh,ketika saya memperoleh kesempatan untuk melanjutkan sekolah saya ke SMU Kr Petra 4. Saya belajar saat teduh, renungan, hermeneutik dan pemahama lainnya " yang tampak baru bagi saya..Makasih untuk pak heri,ibu ria, kak leo, kak,andika, kak halim, FKKI dan semua bapak-ibu guru, yang telah membimbing dan memberikan "pencerahan" tentang kekristenan.

Waktu Kuliah di UK Petra, saya semakin diperlengkapi  untuk lebih mengasihi Tuhan, dan melibatkan Tuhan dalam segala aspek hidup saya. Belajar bahwa kekristenan bukan sekedar agama. Kekristenan adalah Iman, dan bagaimana iman mempunyai dampak dalam gaya hidup kita.Bersyukur untuk teman-teman KTB/Pelma, Pemasa dan PAWnya mawar sharon... Saya sangat belajar banyakk hal pada masa kuliah di UK Petra..

Setelah saya kuliah di Petra, saya melanjutkan studi saya di ITB..Disini saya belajar lebih rendah hati, dan bersedia dibentuk Tuhan. Saya -yang sudah memimpin beberapa kelompok kecil - harus menghargai pemimpin kelompok saya, yang angkatan 2007. hahahha....namun saya sangat bersyukur, bisa berproses bersama teman-teman di ITB....

Sekarang saya sudah balik ke Papua...Saya bersyukur untuk kasih Tuhan yang tak pernah berkesudahan dalam hidup saya...Setelah menempuh perjalanan hidup sekitar 15an tahun sejak mengenal Tuhan, ada beberapa hal baru yang sanggaaatttt baruuu skali saya maknai dalam hidup saya...

  1. Pertumbuhan Rohani saya, bukan karena kemampuan saya!  pertumbuhan  iman saya, merupakan kasih karunia Allah. Pertumbuhan itu bisa ada karena ketaatan saya kepada Tuhan. Taat untuk di bentuk, taat untuk lebih mengutamakan kehendak Tuhan lebih dari kehendak pribadi, lebih dari aturan-aturan yang terkesan benar di dunia ini...Kalau teman-teman mau bertumbuh dan lebih mengenal Tuhan, berserah dan minta Tuhan untuk memimpin hidup kita. Akan ada banyak terobosan yang akan kita alami...Jika kita masih hidup dalam dosa, pengenalan kita terhadap Tuhan, hanya akan seperti pengetahuan...Kita tidak dapat merasakan kasih setia Tuhan secara nyata...-coba teman2 buktikan sendiri :D
  2. Relasi Allah Tri Tunggal -seperti relasi dalam keluarga ! Ada Allah Bapa, ada Anak, dan ada penolong yang lemah lembut....bukankah ini seperti seorang ibu ?  dalam Joh 14:16,Tuhan Yesus katakan " Aku akan minta kepada Bapa, dan Ia akan memberikan kepadamu seorang Penolong yang lain, supaya Ia menyertai kamu selama-lamanya. dalam matius 26:41 juga di jelaskan sifat Roh Kudus yang penurut..Jadi setelah dipikir-pikir, iya juga yah ? dan model relasi seperti ini yang penting!
  3. Keluarga (laki-laki dan perempuan ) merupakan relasi yang Tuhan katakan " Sungguh Amat Baik". Jadi keluarga merupakan salah satu rencana Allah yang mulia dalam sejarah kehidupan manusia. Relasi keluarga ini, belakangan sudah mengalami penyimpangan, hal yang paling mendasar diakibatkan oleh, manusia yang tidak lagi membutuhkan Tuhan. Manusia  cenderung mengandalkan kekuatannya sendiri- tidak mengandalkan Tuhan dalam kehidupan Rumah tangga. blom lagi model kehidupan sekarang yang  sudah sangat kacau...
Yah, kira-kira itulah pelajaran baru yang kudapatkan...mungkin teman-teman yang lain sudah mengetahuinya.Tapi tiap orang diperlengkapi Tuhan dengan cara yang berbeda-beda bukan ? jadi saya baru paham hal ini pada saat ini :D hehehehheeh......

 

Persepsi tentang Pekerjaan

Persepsi tentang Pekerjaan

Selama ini, mungkin saya termasuk pribadi yang paling suka mengeluh tentang pekerjaan saya. Mulai dari minimnya fasilitas pendukung perkuliahan di kampus,  birokrasi yang lamban, job desc yang tidak jelas, mismanagement di level pimpinan, sampai pada keamanan di kampus uncen..

Setelah berproses di kampus ini selama setahun, saya memutuskan untuk bisa menjadi pribadi yang lebih dewasa lagi untuk  membagi hidup dengan lebih baik lagi... Memberi dampak bagi sesama melalui hidup saya. Saya mulai mengeluh kepada sesama tentang realita yang dihadapi. Kadang saya juga ngerasa bahwa, kok kalo mau kerja benar, justru seperti harus melawan "sistem" yang sudah ada selama ini...dan hal tersebut kadang melemahkan tujuan yang hendak saya capai, melalui pengabdian saya di Uncen.

Dan bersyukur, Tuhan memberikan saya hikmat, untuk memaknai pengabdian saya sebagai sebuah proses kehidupan yang panjang, dan tidak akan dapat dilalui dengan baik ketika kita terlalu sering bersungut-sungut.... semogga Tuhan yang memampukan saya.....

Flickr Images